Menhub Lin: Pencegahan Epidemi Taiwan Diakui, Promosi Taiwan Wisata Yang Aman dan Sehat

29
Menhub LIn Chia-lung

(Taiwan, ROC) Epidemi COVID-19 terus merebak, memberi dampak serius untuk industri pariwisata seluruh dunia. Tugas pengendalian epidemi Taiwan mendapat pengakuan dari dunia, Menhub Lin Chia-lung pada hari Senin ini (9/3) saat di sidang Legislatif menekankan, Taiwan sukses mengendalikan tugas pencegahan epidemi, di masa mendatang akan mempromosikan sebagai pariwisata terbaik, maka dari itu menganggarkan dana sebesar 2,5 milyar NTD, yang dialokasikan sebagai dana revitalisasi akibat epidemi dan meningkatkan promosi pariwisata Taiwan.

Epidemi COVID-19 telah merebak ke lebih dari 90 negara di seluruh dunia, juga memberikan dampak serius bagi industri pariwisata Taiwan. Letak Daratan Tiongkok sangat dekat dengan Taiwan, namun hingga saat ini jumlah pasien yang terinfeksi kurang dari 50 kasus, kinerja ini membuat pusat komando pencegahan epidemi (CECC) mendapat pujian baik dalam maupun luar negeri.

Dalam sidang interpelasi Yuan Legislatif, Menhub Lin Chia-lung menekankan, anggaran dana yang telah disiapkan sebesar 2,5 milyar NTD yang akan dialokasikan untuk revitalisasi obyek wisata Taiwan secara bertahap, Taiwan dinilai sebagai negara yang sukses dalam penanggulangan epidemi, diharapkan dapat menjadi panutan bagi negara lainnya, menarik semakin banyak wisman berwisata secara aman dan nyama. Lin Chia-lung mengatakan, “akan dialokasikan sebagai dana pariwisata baik sebagai sebaran sosialisasi, promosi pemasaran, untuk perencanaan wisata domestik telah diprogramkan bantuan dana insentif senilai 2 milyar NTD, promosi pariwisata luar negeri untuk 5 pangsa pasar besar dianggarkan 500 juta NTD, pada setiap pasar ada penambahan nilai promosi internasional senilai 100 juta NTD, agar seluruh dunia dapat memahami, Taiwan merupakan pulau indah yang aman dan sehat untuk berwisata, pada masa tersebut, saya yakin dengan kemajuan industri pariwisata Taiwan, menjadi negara yang diakui.”

Berdasarkan pendataan, seiring dengan merebaknya epidemi COVID-19, industri pariwisata Taiwan ada lebih dari 3.000 agen perjalanan, 12.000 hotel dan penginapan, 25 pelaku usaha traveling serta lebih dari 20.000 karyawan menghadapi tutup usaha dan libur tanpa gaji. Kemenhub selain mengeluarkan dana sebesar 2,9 milyar NTD untuk dasar pengembangan pariwisata, dan anggaran khusus 1,5 milyar NTD, total 4,4 milyar NTD untuk menyelamatkan industri pariwisata, Kemenhub masih menganggarkan dana insentif untuk promosi wisata di 5 pangsa pasar besar diantaranya Jepang, Korea Selatan, negara-negara sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, Hongkong Makau dan Eropa-Amerika serta 10 negara penting lainnya dengan dana anggaran sebesar 500 juta NTD.

Indeks Berita:RTI
Editor:鄭蕙玲
Source