Partai Oposisi Mempertanyakan Donasi Masker Mulut Taiwan ke Komunitas Global, PM Su Tseng-chang: Pemerintah Tidak akan Menyalahgunakan Kepercayaan Warga

64
Partai Oposisi Mempertanyakan Donasi Masker Mulut Taiwan ke Komunitas Global, PM Su Tseng-chang: Pemerintah Tidak akan Menyalahgunakan Kepercayaan Warga

(Taiwan, ROC) — Beberapa editorial media mempertanyakan kelanjutan dari sumbangan masker mulut Taiwan kepada komunitas internasional, guna membantu memerangi penyebaran pandemi COVID-19. Menanggapi hal tersebut, Perdana Menteri Su Tseng-chang pada tanggal 7 April 2020 menyampaikan, di saat awal wabah ini muncul ke permukaan, Taiwan telah melarang ekspor masker mulut keluar negeri. Di samping itu, Taiwan juga terus mengupayakan meningkatkan volume produksi dan warga Taiwan juga turut bekerja sama dengan menghemat penggunaan masker mulut. Mekanisme dan kerja sama warga Taiwan, telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Beliau mengimbau kepada seluruh rakyat Taiwan untuk menaruh kepercayaan yang penuh kepada pemerintah dalam memanajemen pembagian masker mulut.

Di tengah memanasnya epidemi COVID-19, Taiwan memutuskan untuk menyumbangkan masker mulut kepada komunitas dunia, terutama bagi negara yang terdampak parah. Namun, pihak media mempertanyakan kejelasan pengiriman masker mulut, yang dianggap menyimpan maksud tertentu. Menjawab keraguan tersebut, PM Su Tseng-chang saat menghadiri rapat interpelasi pada tanggal 7 April 2020 menyampaikan, di masa awal saat pandemi ini meledak, dirinya telah mengumumkan untuk melarang pengiriman masker mulut keluar negeri. Di saat yang sama, Beliau juga telah menginstruksikan untuk meningkatkan volume produksi masker mulut di dalam negeri. Di samping itu, warga Taiwan juga turut bekerja sama dengan pemerintah, yakni dengan menghemat pemakaian masker mulut. Persediaan  pasokan masker mulut di Taiwan juga kian meningkat, dari yang semula hanya 2 helai per minggu menjadi 3 helai per minggu. Ke depannya persediaan masker mulut akan kembali bertambah menjadi 9 lembar per 14 hari.

PM menambahkan, kepedulian Taiwan akan dampak yang dibawa oleh pandemi COVID-19 telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Beliau berharap warga Taiwan sudah seharusnya memanfaatkan peluang ini,  pemerintah akan menetapkan kebijakan yang ketat dalam mengatur pembagian masker mulut.

Su Tseng-chang mengatakan, “Pemerintah sangat ketat dan berusaha menggunakannya dengan sangat hati-hati. Di satu sisi, ini dapat dipergunakan secara efektif, di sisi lain memperlihatkan kepedulian Taiwan kepada komunitas dunia. Ini adalah momen yang langka bagi warga dunia untuk lebih mengenal Taiwan. Diharapkan warga Taiwan dapat menghargai peluang ini dengan sebaik-baiknya, apalagi harga masker mulut di dalam negeri termasuk yang paling terjangkau. Diimbau kepada khalayak luas untuk menaruh kepercayaan terhadap pemerintah, pemerintah di lain pihak tidak akan menutup-nutupi, menyembunyikannya atau bahkan menyalahgunakannya.”

Su Tseng-chang mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Taiwan yang mendukung ragam mekanime penjualan masker mulut yang telah dipromosikan oleh pemerintah.

Indeks Berita:RTI
Editor:尤繼富
Source