Pemantauan Kesehatan Mandiri PMA Dicemaskan Menjadi Celah dalam Penanggulangan Pandemi, CECC Mencanangkan Dua Ketetapan

63
Pemantauan Kesehatan Mandiri PMA Dicemaskan Menjadi Celah dalam Penanggulangan Pandemi, CECC Mencanangkan Dua Ketetapan

(Taiwan, ROC) — Perusahaan manajemen medis Kota Taoyuan kembali mendapat sorotan publik, yakni dengan mengizinkan 48 PMA (Pekerja Migran Asing) tidur di dalam 3 kamar dengan beralaskan kasur berukuran besar.

Tindakan tersebut dicemaskan akan menjadi celah dalam penanggulangan pandemi COVID-19, dan membuat isu perihal bobroknya mekanisme manajemen penempatan PMA di Taiwan kembali mencuat ke tengah publik.

Beberapa hari sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) menyampaikan bahwa operasional perusahaan manajemen medis tidak berada di bawah naungan mereka. Hal ini menyebabkan MOL tidak dapat menghukum pihak yang gagal dalam menjalankan tugasnya.

Ketidakmampuan MOL dalam menguasai seluruh informasi perusahaan manajemen medis, dianggap pihak luar sebagai suatu kelalaian.

Saat ditemui di Yuan Legislatif (8/12), Menaker Hsu Ming-chun (許銘春) menyampaikan, perusahaan manajemen medis menyediakan jasa penanganan prosedur medical check-up PMA. Mereka menyediakan asrama dan kasur dalam ukuran besar, yang biasanya akan dihuni oleh para PMA bersamaan.

Di tengah masa pandemi dan kewajiban menjalankan prosedur “pemantauan kesehatan mandiri”, MOL bersama CECC tengah mendiskusikan wacana untuk memperketat pengawasan.

MOL telah meminta pihak perusahaan manajemen medis untuk mengakomodir 1 kamar per 1 orang bagi PMA yang membutuhkan, atau setidaknya menerapkan jarak sosial 1.5 meter seperti yang tertera dalam protokol isolasi mandiri.

Menaker Hsu Ming-chun menyampaikan, MOL telah menguasai seluruh kondisi perusahaan manajemen medis dan telah berkoordinasi dengan pemda untuk menggelar penyidikan lebih lanjut. MOL juga meminta kepada seluruh perusahaan manajemen medis untuk menaati ketentuan dalam memberikan akomodasi penginapan bagi para PMA.

Hsu Ming-chun mengatakan, “Saat ini terdapat 22 perusahaan manajemen medis, yang mana satunya telah gulung tikar. Kami telah meminta bantuan pemda untuk memeriksa lingkungan tempat tinggal dan akomodasi yang disediakan oleh 21 perusahaan manajemen medis tersebut. Jika ada pelanggaran, maka akan diminta untuk segera memperbaikinya. Seluruh prosedur telah selesai dilaksanakan pada Selasa sore.”

CECC dan MOL akan menggelar pertemuan untuk membahas wacana, guna meregulasi kebijakan-kebijakan yang diperlukan. Kebijakan ini akan terbagi dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Jangka pendek akan mencakup 2 ketetapan; meliputi pengontrolan terhadap jejak PMA dan memperkuat prosedur pengawasan kesehatan mandiri.

Serta jangka panjang adalah merevisi peraturan yang sudah ada, guna memperberat sanksi bagi agen PMA yang lalai menjalankan kewajibannya.

Pejabat MOL menyampaikan, CECC merupakan pihak yang lebih kompeten untuk merilis ketentuan relevan. Apakah penguatan norma protokol pengawasan kesehatan mandiri juga akan diberlakukan bagi seluruh warga di Taiwan? Hal ini juga menjadi ranah penentuan dari CECC.

Sumber Berita:RTI
Editor:尤繼富
Sumber: RTI