Taiwan akan memberlakukan sistem penjatahan baru untuk masker bedah

55
Taiwan akan memberlakukan sistem penjatahan baru untuk masker bedah

(Taiwan, ROC) – Menanggulangi kekurangan masker bedah di tengah kekhawatiran penyebaran epidemi koronavirus, pemerintah Taiwan akan segera memberlakukan sistem pendaftaran untuk menjatah pasokan masker menjadi dua masker per orang per minggu.

Berdasarkan sistem tersebut, warga Taiwan harus menunjukkan kartu asuransi kesehatan nasional (NHI) mereka untuk membeli masker di lebih dari 6.000 toko obat atau apotek yang dikontrak NHI, demikian diumumkan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Senin sore.

Kebijakan yang akan mulai diberlakukan 6 Februari itu akan memungkinkan setiap orang untuk membeli dua masker per minggu dengan harga NT$5 per masker, dan pembeliannya akan dicatat untuk mencegah orang yang sama membeli masker lain pada minggu yang sama.

Pemerintah mulai merekuisisi 4 juta masker bedah yang diproduksi dalam negeri setiap hari pada 31 Januari, dengan 2,6 juta masker didistribusikan kepada konsumen dan 1,4 juta disalurkan kepada pekerja medis dan orang-orang yang terlibat dalam upaya pencegahan epidemi.

Sebelumnya, masker untuk konsumen disediakan melalui toko serba ada, pengecer kosmetik, toko obat dan toko peralatan medis, dan penjualannya dibatasi pada tiga masker per orang dengan harga NT$6 per unit.

Tetapi sistem itu telah menyebabkan orang-orang terpaksa menunggu dalam antrean panjang, dan banyak yang pergi dengan tangan kosong karena persediaan habis tidak lama setelah pasokan tiba.

Dengan peluncuran sistem berbasis nama, penjualan masker di toko-toko akan dihentikan mulai tengah malam Senin, kata CECC.

Indeks Berita:RTI
Editor:陳志勇
Source