Upaya OCAC Menangani Kekhawatiran Tionghoa Perantau di Tengah Masa Pandemi

57
檢附外館證明請領年金沒問題 健保、報稅都有解

(Taiwan, ROC) — Dahulu, Tahun Baru Imlek merupakan masa puncak bagi pengusaha Tionghoa Perantauan untuk kembali ke Taiwan, guna berkumpul bersama para anggota keluarga tercinta. Namun di tengah masa pandemi, jumlah warga yang kembali ke tanah air memperlihatkan tendensi penurunan.

Banyak dari mereka yang mencemaskan masa domisili di luar negeri yang melebihi dua tahun dapat berakibat pada terdepaknya dari daftar kediaman (kartu keluarga) di Taiwan. Yang mana ini akan berdampak pada jaminan anuitas dan asuransi kesehatan.

Menanggapi keraguan di atas, Wakil Ketua Komite Tionghoa Perantauan (OCAC) – Hsu Chia-ching (徐佳青) saat menerima wawancara eksklusif dari Radio Taiwan Internasional (RTI) menyampaikan, OCAC telah memperhatikan hal ini, serta meminta beberapa instansi di Taiwan untuk menjamin hak para Tionghoa Perantau yang tidak dapat kembali ke dalam negeri selama masa pandemi.

Instansi di atas meliputi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Kementerian Dalam Negeri (MOI), Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) dan Kementerian Keuangan (MOF).

Hsu Chia-ching menyampaikan, selama premi dibayarkan sesuai jadwal, maka manfaat dari anuitas nasional dan jaminan asuransi kesehatan nasional tidak akan terpengaruh, serta dapat diperoleh jika genap berusia 65 tahun.

Karena masa domisili di luar negeri yang terlampau lama, maka diimbau kepada Tionghoa Perantauan untuk mengajukan permohonan sertifikat izin tinggal di instansi perwakilan Republik Tiongkok yang berada di kawasan setempat, kemudian mengirimnya ke unit terkait.

Untuk jaminan asuransi kesehatan, terdapat kebijakan yang mengatur pembatalan jaminan asuransi jika warga terkait terdepak dari daftar domisili di Taiwan.

Menanggapi hal di atas, Hsu Chia-ching menekankan, Ditjen Asuransi Kesehatan Nasional tengah mencanangkan kebijakan untuk menanggapi kemungkinan tersebut. Bagi Tionghoa Perantau yang kembali ke Taiwan dalam kurun waktu 2 tahun ini, maka dapat mengaktifkan kembali daftar domisili di kartu keluarga dan jaminan asuransi kesehatan mereka.

Di samping itu, Tionghoa Perantau dapat terbebas dari tanggungan asuransi selama 2 tahun saat tidak berada di Taiwan. Dan biaya asuransi berikutnya akan dihitung dari hari pertama tiba di Taiwan.

Di samping itu, bagi warga yang tidak kembali ke Taiwan lebih dari 4 tahun, maka harus menunggu enam bulan setelah kepulangan mereka ke tanah air, guna mengajukan pendaftaran asuransi kesehatan.

Mempertimbangkan masa pandemi yang masih berkecamuk, sehingga menyebabkan banyak warga tidak dapat kembali ke Taiwan, unit terkait dalam negeri akan mencanangkan kebijakan penanggulangan.

Selama dapat memperlihatkan bukti, bahwa mereka tidak dapat kembali ke Taiwan karena faktor COVID-19, maka NHI akan mengizinkan warga terkait ikut serta dalam asuransi kesehatan nasional.

NHI akan menelusuri serta mempelajari kasus per kasus, dan Tionghoa Perantauan dapat menuju unit terkait untuk mengajukan permohonan

OCAC juga telah berkoordinasi dengan MOF untuk menyelesaikan permasalahan perihal pajak penghasilan Tionghoa Perantau yang tidak dapat kembali ke Taiwan karena masa pandemi.

Hsu Chia-ching menekankan, Tionghoa Perantauan dapat memanfaatkan platform on-line untuk melaporkan pajak mereka sebelum tanggal 31 Mei 2021. Tarif pajak yang dikenakan akan sama dengan metode tahun sebelumnya

Di samping itu, OCAC belakangan ini meluncurkan “Tas Pengendalian Pandemi” sebanyak 35.000 paket, yang mendatangkan reaksi positif di tengah masyarakat.

Hsu Chia-ching menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga. Ia menambahkan, jumlah “Tas Pengendalian Pandemi” yang diluncurkan tidak terlalu banyak, mengingat keterbatasan dana yang ada.

OCAC akan menyusun kembali daftar penerima dan menghubungi warga Tionghoa Perantau satu persatu, guna mengabarkan kabar baik di atas.

Sumber Berita:RTI
Editor:陳柏萇
Sumber: RTI