Larangan Masuk PMA Mulai 19 Mei, MOL Perkirakan Berdampak pada 7.200 Orang

29
Larangan Masuk PMA Mulai 19 Mei, MOL Perkirakan Berdampak pada 7.200 Orang

(Taiwan, ROC) — Epidemi COVID-19 memanas di Taiwan, untuk menjamin keamanan pencegahan epidemi dan kesehatan masyarakat, mulai tanggal 19 Mei 2021 pukul 00:00 untuk sementara tidak memperbolehkan warga asing yang tidak memiliki ARC masuk maupun transit di Taiwan selama 1 bulan.

Kementerian Tenaga Kerja (MOL) hari ini (18/5) mengemukakan, penerapan pembatasan masuk bagi orang asing ini termasuk juga pebisnis dan pekerja migran. Berdasarkan data statistik pekerja migran yang masuk ke Taiwan dalam satu bulan terakhir mencapai 7.239 orang yang terdiri dari 6.726 orang pada bidang industri dan 523 orang untuk kategori bidang kesejahteraan sosial. Dengan diberlakukannya larangan selama satu bulan maka diperkirakan juga akan mempengaruhi 7.200 orang. MOL menyampaikan, perekrut yang memperkerjakan pekerja migran memiliki surat ijin yang berlaku selama 6 bulan, apabila pada surat perekrutan akan berakhir dalam kurun waktu 19 Mei – 30 Juni maka akan secara otomatis diperpanjang selama 3 bulan tanpa perlu mengajukan perpanjangan.

Kepala Lembaga Pengembangan Tenaga Kerja, Kementerian Tenaga kerja Xue Jian-zhong mengatakan, “Karena Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan surat ijin perekrutan dengan masa berlaku 6 bulan, apabila dalam masa berlaku tidak merekrut pekerja maka surat tersebut tidak berlaku lagi. Mempertimbangkan adanya pandemi dan untuk mempermudah prosedur untuk itu kami memberlakukan perpanjangan otomatis selama 3 bulan, tidak perlu lagi mengajukan surat ijin perpanjangan.”

Mengenai kebutuhan pekerja untuk sektor industri dan rumah tangga, MOL mengemukakan, MOHW telah membentuk layanan perawatan jangka panjang 2.0, keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami demensia dan membutuhkan perawatan dapat mengajukannya dengan menghubungi saluran khusus 1966 atau Pusat Pengelolaan Perawatan Jangka Panjang di masing-masing pemerintah daerah untuk mengajukan layanan ini. Selain itu juga telah menempatkan layanan terpadu pencarian tenaga kerja membantu perusahaan Taiwan dengan menerapkan subsidi dan bonus bagi tenaga kerja yang bergabung dalam layanan agar dapat menarik minat dan mendorong masyarakat Taiwan terjun dan mengisi lowongan-lowongan kerja di sektor industri dan lainnya.

Sumber Berita:RTI
Editor:尤繼富
Sumber: RTI