PM Su Tseng-chang: 10 Juta Dosis Vaksin akan Tersedia Pada Akhir Bulan Agustus

38
PM Su Tseng-chang: 10 Juta Dosis Vaksin akan Tersedia Pada Akhir Bulan Agustus

(Taiwan, ROC) — Yuan Legislatif menggelar pertemuan pada tanggal 7 Juni 2021, guna mempercepat peninjauan “Anggaran Khusus Revitalisasi 4.0” yang diusulkan oleh Yuan Eksekutif. Yuan Legislatif mengundang Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) untuk hadir memberikan laporannya terkait proses perencanaan anggaran subsidi yang mencapai NT$ 260 miliar dan menerangkan perkembangan kapasitas vaksin dalam negeri

Menjawab kecemasan pasokan vaksin yang tengah menjadi perhatian masyarakat, PM Su menerangkan, pihaknya telah menandatangani wacana pengadaan vaksin pada awal tahun 2021 ini dengan COVAX, AstraZeneca dan Moderna, dengan total mencapai 20 juta dosis.

Untuk pengadaan vaksin dalam negeri, pihaknya juga telah menandatangani kontrak pembelian masing-masing 5 juta dosis dengan dua perusahaan bioteknologi Taiwan. Beliau menambahkan, kapasitas vaksin dalam negeri saat ini telah mencapai angka 2,11 juta dosis, yang mana 410.000 adalah vaksin AZ yang telah dialokasikan ke daerah-daerah, 150.000 vaksin Moderna yang rencananya akan disuntikkan mulai tanggal 9 Juni besok, 1.24 juta vaksin AZ yang disumbangkan oleh Jepang dan 750.000 dosis vaksin yang akan diberikan oleh Amerika Serikat.

Perdana Menteri juga menjelaskan, jika 10 juta dosis vaksin akan dimiliki Taiwan pada akhir bulan Agustus mendatang.

Su Tseng-chang mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas uluran tangan dari pemerintah Jepang dan Amerika Serikat, yang telah membantu kami di saat-saat sulit seperti sekarang ini. Diperkirakan pada akhir bulan Agustus, total sekitar 10 juta dosis vaksin akan tersedia di Taiwan. Pemerintah juga telah membuat perencanaan dan persiapan untuk menerapkan prosedur vaksinasi dengan jumlah besar tersebut.”

Dalam laporannya PM Su menyampaikan, “Anggaran revitalisasi tidak boleh telat, di saat hendak menyelamatkan warga”. Sebelum anggaran khusus di atas menyelesaikan prosedur hukum, sebagian darinya akan dicairkan di muka, terutama bagi individu yang mendapat pengaruh paling parah akibat hantaman epidemi.

Perdana Menteri juga mengatakan, anggaran tambahan yang ada saat ini akan berjumlah sekitar NT$ 260 miliar, meliputi dana penanggulangan dan pengobatan sebesar NT$ 73,4 miliar, serta dana bantuan sebesar NT$ 186,6 miliar.

Dana pengobatan yang dimaksud di atas termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pengadaan vaksin, masalah pemberian dana untuk menyemangati tim medis, peningkatan kapasitas inspeksi, memperkuat respons terhadap pemeliharaan rumah sakit, subsidi hotel yang terlibat dalam penanggulangan pandemi dan lain-lain.

Sedangkan dana penanggulangan akan mencakup subsidi bagi anak-anak, pemberian tunjangan hidup bagi warga yang tergolong ekonomi rentan, pekerja yang tidak terdaftar dalam jaringan asuransi ketenagakerjaan, pelaku wira usaha, petani, nelayan, sopir taksi dan lain-lain.

Selain itu, PM Su Tseng-chang juga melaporkan efektivitas dari penerapan anggaran khusus sebelumnya yang mencapai NT$ 419,9 miliar. Hingga akhir Mei kemarin, dana yang telah dicairkan telah mencapai NT$ 300,2 miliar, atau dengan kata lain mencapai angka 90%.

Dalam laporannya, Perdana Menteri juga menyampaikan, jika perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini juga telah diumumkan oleh DGBAS, dengan kisaran yang masih bertahan di angka 5,46%. Hal ini memperlihatkan nilai investasi dan ekspor Taiwan yang masih stabil dan kuat. Dirinya percaya konsumsi individu di Taiwan akan kembali membaik, seiring dengan sikap pemerintah yang aktif serta kedisiplinan warga Taiwan dan persiapan penyuntikan vaksin yang tengah diperkuat saat ini.

Perdana Menteri mengimbau kepada seluruh warga “Taiwan adalah rumah kita bersama. Kita semua berada di negara yang sama. Satu pulau memiliki nasib yang sama. Virus ini dapat kita kalahkan dengan persatuan rakyatnya”.

Sumber Berita:RTI
Editor:尤繼富
Sumber: RTI