Kasus Perdana Sekeluarga Terdiagnosis Positif di Kota Hsinchu

21
Kasus Perdana Sekeluarga Terdiagnosis Positif di Kota Hsinchu

(Taiwan, ROC) — Pemerintah Kota Hsinchu mengemukakan, terdapat penambahan baru 4 kasus di Kota Hsinchu pada hari ini (18/1) yang merupakan 1 keluarga yang terdiri dari 4 orang, di mana 2 anaknya bersekolah di SMA Siliyimingaoji (義民高中) dan SD San Min Hsinchu, untuk itu SD tersebut mengumumkan memberlakukan liburan musim dingin lebih awal dimulai dari hari ini. Pemerintah Kabupaten Hsincu menyampaikan, SMA Siliyimingaoji juga telah menghentikan kelas belajarnya.

Walikota Taoyuan, Cheng Wen-tsan pagi hari ini juga menyampaikan SD Taoyuanshilongtanqulongtan (桃園龍潭國小), TKK Longtan karena ada keluarga dari salah satu muridnya positif sehingga sekolah harus menghentikan proses belajar mengajar selama 1 hari untuk desinfeksi. Kasus lain yang positif ketika pemeriksaan kedua dalam masa karantina sehingga SD Taibeishixinyiquxinyi (信義國小), TKK Washington (私立華盛頓幼兒園) dihentikan proses belajar mengajar selama 14 hari. Cheng Wen-tsan mengemukakan, sekolah dasar telah memberlakukan liburan musim dingin lebih awal, SMP dan SMA juga akan melaksanakan tes akhir sebelum tanggal 20 Januari 2022 dan pemerintah kota juga telah memberitahukan pihak sekolah untuk langsung meliburkan sekolah setelah selesai tes akhir.

Cheng Wen-tsan,“Kasusnya adalah murid SD Taibeishixinyiquxinyi (信義國小) dan TKK Washington (私立華盛頓幼兒園), kami akan mengatur program pemeriksaan rapid test, menghentikan proses belajar mengajar sekolah dan TKK selama 14 hari, ini untuk bagian dari penambahan kasus baru, karena dalam cakupan karantina rumah, sudah sejak awal memasukkannya dalam cakupan, tetapi menyesuaikan dengan standar tindakan pencegahan maka tetap memberlakukan penghentian proses belajar mengajar selama 14 hari pada SD Taibeishixinyiquxinyi (信義國小) dan TKK Washington (私立華盛頓幼兒園).”

Dalam press rilis Pemkot Hsinchu yang dikeluarkan pagi hari ini menyampaikan, terdapat penambahan baru 4 kasus COVID-19 hari ini, kasusnya adalah sekeluarga yang terdiri dari orang tua dan dua anak, terdiri dari pria dan wanita berusia 40 tahun an dan 1 anak perempuan berusia 10 tahun an dan seorang anak berusia di bawah 10 tahun. Dari kasus ini telah memasukkan 59 orang dalam cakupan berinteraksi untuk menjalani karantina dan rapid test.

Sumber Berita:RTI
Editor:尤繼富
Sumber: RTI