Mulai 6 Juni, Kota Taichung dan Kabupaten Nantou akan Menangguhkan Aktivitas Belajar Tatap Muka Selama 1 Pekan

12
Mulai 6 Juni, Kota Taichung dan Kabupaten Nantou akan Menangguhkan Aktivitas Belajar Tatap Muka Selama 1 Pekan

(Taiwan, ROC) – Situasi penularan COVID-19 di Taiwan masih belum menemukan titik terang. Pemerintah Kota Taichung dan Kabupaten Nantou hari Rabu tanggal 1 Juni mengumumkan akan menangguhkan kegiatan belajar mengajar tatap muka untuk jenjang SMA ke bawah dan Taman Kanak-kanak, terhitung tanggal 6 Juni hingga 10 Juni.

Hingga berita ini dirilis, pemerintah Kabupaten Changhua menambahkan, bahwa pihaknya akan mengikuti keputusan Taichung dan Nantou.

Sebelum hadir dalam pertemuan rutin dengan anggota Dewan Kota Taichung hari Rabu tanggal 1 Juni, Walikota Lu Shiow-yen (盧秀燕) mengumumkan, mulai tanggal 6 Juni hingga 10 Juni 2022, aktivitas belajar tatap muka untuk jenjang SMA ke bawah dan Taman Kanak-kanak dihentikan.

Walikota Lu menyampaikan, saat ini situasi epidemi di sentral dan selatan Taiwan tengah meningkat, jumlah kasus baru yang terkonfirmasi untuk kawasan Kota Taichung pada tanggal 31 Mei 2022 juga sudah melebihi 10.000.

Dari angka di atas, 900 di antaranya adalah anak-anak dan 100 lainnya adalah guru. Jika kegiatan belajar mengajar tetap diberlakukan, maka dicemaskan dapat memperluas klaster penularan.

Pemerintah Kota Taichung juga telah menggelar diskusi dengan 7 asosiasi orang tua murid, dan menganjurkan agar aktivitas belajar fisik ditunda selama 1 pekan, yakni dari tanggal 6 Juni hingga 10 Juni.

Lu Shiow-ye menyampaikan, ketika sekolah ingin menggelar penyuntikan vaksinasi, maka para guru dan siswa diperbolehkan untuk mendatangi lokasi sekolah. Bagi kedua orang tua yang harus bekerja, maka tetap dapat mengantar anaknya ke sekolah, dan pihak sekolah akan membantu untuk mengurus dan memberikan pelajaran semestinya. Menurut data statistik, ada lebih dari 10.000 orang tua yang tetap mengantar anak mereka ke sekolah pada sepekan lalu.

Apakah metode belajar virtual ini akan berlangsung hingga liburan musim panas tiba, Walikota Lu Shiow-ye menuturkan, semenjak tahun lalu hingga hari ini, aktivitas sekolah terus mengalami perubahan karena alasan epidemi. Sekolah tentu memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin kesehatan seluruh siswanya.

Ia melanjutkan, kapasitas perlindungan dari vaksinasi yang ada saat ini belum mencukupi. Hanya siswa SMP hingga SMA yang telah memperoleh 3 dosis vaksin. Siswa SD baru menerima 1 dosis, atau siswa usia di bawah 5 tahun belum divaksin sama sekali.

Lu Shiow-ye menambahkan, meski kegiatan belajar fisik ditangguhkan, tetapi Biro Pendidikan telah mengembangkan kursus online untuk berbagai mata pelajaran. Selain mendalami materi yang diberikan guru secara virtual, para siswa juga dapat mempelajari subjek lainnya selama waktu luang mereka.

Lu Shiow-ye menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan 10.000 unit komputer tablet untuk dipinjam para murid.

Di samping itu, pemerintah Kabupaten Nantou dan Changhua juga mengumumkan akan mengikuti keputusan yang dibuat oleh Kota Taichung, yaitu menangguhkan aktivitas belajar di dalam kelas, semenjak 6 Juni hingga 10 Juni 2022.

 

 

Sumber Berita:RTI
Editor:譚雲福
Sumber: RTI