Jubir CECC Chuang Jen-hsiang: Diprakirakan Angka Kasus Harian Pekan Ini di Bawah 30.000

16
Jubir CECC Chuang Jen-hsiang: Diprakirakan Angka Kasus Harian Pekan Ini di Bawah 30.000 (foto: CDC)

(Taiwan, ROC) Angka penambahan kasus terinfeksi COVDI-19 kemarin (13/7) mencatat 29.849 kasus, penderita bergejala parah 133 kasus, 49 meninggal dunia. Juru Bicara Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Chuang Jen-hsiang (莊人祥) memprediksikan, pada pekan ini jumlah kasus terinfeksi COVID-19 akan bertahan berkisar di bawah 30.000 kasus, akan tetapi ada pasien yang terjangkit virus varian BA.4, dan varian BA.5, diprediksikan bulan Agustus dan September ada terjadi gelombang kecil maka kondisi pelonggaran untuk pemakaian masker belum bisa diterapkan. Deputi Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Luo Yi-jun (羅一鈞) menyampaikan, pasien yang meninggal dunia berusia masih muda, diantaranya ada 2 kasus pria berusia lebih dari 40 tahun, mereka memiliki rekam medis penderita kanker dan diabetes, kegagalan liver dan beberapa penyakit kronis.

Ekonom juga memprakirakan, Taiwan mulai tahun ini bulan Januari hingga bulan Juni kelebihan angka kematian mencatat 8.067 orang, sesuai dengan data CECC pasien COVID-19 meninggal dunia mencatat 6.326 orang, jumlah peningkatan kasus yang meninggalkan 1.741 orang. Dosen pengajar Universitas Nasional Taiwan(NTU) jurusan kesehatan publik, Chen Hsiu-hsi(陳秀熙) menjelaskan, “tidak semestinya mengganggap remeh segala penyebab kematian”, semestinya penyakit menular COVID-19 diubah menjadi level-4, diganti dengan mengadopsi pemantauan penyakit influenza agar kapasitas perawatan medis juga dinormalisasikan serta mengurangi angka kematian tidak langsung.

Terkait artikel yang dimuat dalam jurnal internasional, awal pandemi, ketersediaan rumah sakit bagi masyarakat secara menyeluruh berkurang hampir 40%, sehingga orang tua yang berusia di atas 80 tahun sulit untuk mendapat perawatan medis di rumah sakit, menurun 43%; warga asing 50%; saat pandemi memuncak di Taiwan, perawatan medis untuk masyarakat juga terkena imbas, bahkan mengakibatkan kematian secara tidak langsung.

Luo Yi-jun mengatakan, CECC setiap pekan akan mendata proporsi ranjang medis hingga saat ini tidak ada permintaan bagi rumah sakit untuk menurunkan pengisian ranjang medis, operasi layanan rumah sakit berjalan dengan sebagaimana mestinya. Ranjang bangsal yang kosong mencapai 60%, kemarin sore dari rapat pembahasan mengenai proporsi ranjang khusus di rumah sakit 6 distrik di seluruh Taiwan telah dikurangi secara bertahap, agar rumah sakit juga dapat melayani dan merawat pasien non-COVID-19.

Sumber Berita:RTI
Editor:鄭蕙玲
Sumber: RTI