Masa Puncak Pandemi COVID-19 Taiwan Sudah Lewat? CECC: Harus Menilik 1 Minggu Lagi

19
Komandan CECC Wang Bi-shen

(Taiwan, ROC) — Penambahan baru kasus COVID-19 di Taiwan sebanyak 46.673 kasus pada hari ini (21/9), angka ini memperlihatkan penurunan sebanyak 6% dibandingan dengan pekan sebelumnya, selain itu jumlah penambahan kasus di tiap-tiap daerah dan kawasan juga memperlihatkan penurunan. Karena selama 2 hari berturut penambahan baru kasus COVID-19 di Taiwan berkurang dibandingkan dengan pekan lalu, dan sudah tidak lagi menembus angka 49 ribu seperti pada tanggal 14 September kemarin, dengan demikian apakah menandakan bahwa masa puncak adalah pada 14 September, setelah itu perlahan-lahan akan membaik.

 

Mengenai hal ini, Komandan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Wang Bi-sheng menyampaikan, bahwa ini kemungkinan, tetapi karena pekan kemarin penambahan baru harian tertinggi adalah 49 ribu dan pekan ini adalah 46 ribu, perbedaannya tidak terlalu jauh, maka masih harus melihat perkembangan untuk beberapa hari ini, setelah mengamati lagi selama satu minggu baru dapat dipastikan tendensi COVID-19 sudah mengarah turun, begitu dipastikan masa puncak sudah lewat, penambahan kasus sudah mengalami penurunan, barulah akan membuka perbatasan negara, meskipun waktu tepatnya belum dapat dipastikan, tetapi seharusnya pada Oktober mendatang. Bahkan jika melihat dari situasi pandemi COVID-19, berkemungkinan sudah dapat diterapkan pada awal Oktober, dari pihak CECC akan lebih awal mengumumkan ke publik.

 

Wang Bi-shen mengemukakan, CECC sudah merencanakan program pembukaan perbatasan, saat ini masih akan membahasnya dengan tiap-tiap kementerian untuk lebih dapat memahami apakah ada kesulitan yang akan dihadapi dalam pelaksanaannya, hal ini membutuhkan waktu. Terkait wacana pelonggaran karantina bagi mereka yang masuk ke Taiwan dari “3+4” apakah akan langsung menjadi “0+7” atau akan ada masa peralihan, atau setelah penerapan “3+4” yang mana 7 hari ini harus memiliki 1 ruang untuk 1 orang, baru beralih menjadi “0+7”? Wang Bi-sheng mengatakan, semua ini masih akan dibahas, dan akan mempertimbangkan langsung menerapkan “0+7”, setelah ada keputusan baru akan diumumkan ke publik.

 

Wang Bi-sheng mengemukakan, sehubungan dengan pembukaan “0+7”, CECC juga akan mempertimbangkan untuk menyesuaikan total kuota masuk, memulihkan sepenuhnya pembebasan visa, mencabut larangan group, dan dikedepannya tes skrining air liur akan diubah dengan mengadopsi skrining rapid test antigen.

Sumber Berita:RTI
Editor:曾秀情
Sumber: RTI