Partai KMT Meminta Permohonan Maaf PM Su Atas Kematian Warga Akibat COVID-19

14
Partai KMT Meminta Permohonan Maaf PM Su Atas Kematian Warga Akibat COVID-19

(Taiwan, ROC) — Rapat Yuan Legislatif resmi digelar pada tanggal 23 September 2022 pekan kemarin. Namun demikian, anggota Partai Kuomintang (KMT) melakukan pemboikotan saat Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menyampaikan pidatonya. Pemboikotan dilakukan atas dasar tidak puas terhadap pengadaan vaksin, serta pemerintah dinilai telah gagal dalam mencegah penyebaran epidemi dan pencorengan reputasi Yayasan Buddha Tzu Chi.

Setelah dilakukan negosiasi antara partai penguasa dan oposisi, maka disetujui untuk mengundang kembali PM Su pada Selasa hari ini. PM Su juga diminta untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga Taiwan yang harus meninggal karena wabah COVID-19

Saat ditemui hari ini, PM Su menyampaikan, situasi dunia menjadi tidak terkendali karena wabah COVID-19, terutama dalam 2 tahun belakangan. Meski demikian, Taiwan memiliki tim pencegahan epidemi, serta peraturan ketat, yang mampu membentengi masyarakatnya. Kepada mereka yang harus kehilangan nyawa karena terpapar COVID-19, PM Su menyatakan penyesalannya.

PM Su mengatakan, “Kami sangat menyesal dan sedih. Kami akan sungguh-sungguh dan rendah hati untuk meninjau serta melihat kembali kinerja yang sudah ada. Kami akan memaksimalkan yang terbaik.”

Baru-baru ini, media elektronik “Formosa” merilis jajak pendapat terbaru, yang memperlihatkan kepuasan warga terhadap kinerja pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan PM Su yang meningkat pada bulan September ini.

Menanggapi hasil survei di atas, PM Su menyampaikan bahwa kepentingan masyarakat harus dijaga sepenuhnya dalam seluruh aspek penyelenggaraan pemerintahan. Meski sulit untuk memuaskan setiap pihak, tetapi pemerintah akan melakukan yang terbaik.

PM Su menambahkan, pemerintah akan terus meningkatkan kinerja mereka, dan dengan rendah hati mengevaluasi seluruh ketidakpuasan yang ada, dengan harapan dapat membuat segalanya lebih baik lagi.

Sumber Berita:RTI
Editor:尤繼富
Sumber: RTI