Amerika Persiapkan Diri Hadapi Kondisi Terburuk untuk COVID-19

55
Amerika Persiapkan Diri Hadapi Kondisi Terburuk untuk COVID-19

        (Taiwan, ROC) – Pejabat dinas kesehatan Amerika setempat pada tanggal 21 Februari menyampaikan bahwa pihaknya telah bersiap siaga jika sebegitu ditemukan kasus penularan dalam kawasan di Amerika, maka berkemungkinan akan memberlakukan tindakan penghentian aktivitas sekolah dan perusahaan.

        Epidemi COVID-19 telah menyalakan alarm peringatan bagi seluruh dunia, pihak Kepala Bidang Saluran Pernafasan dan Imunisasi CDC Amerika, Nancy Messonnier menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kasus penularan dalam kawasan, akan tetapi pihaknya juga telah melakukan antisipasi terkait epidemi tersebut.

        Nancy Messonnier memaparkan kelak di beberapa pekan di kedepannya, jika virus terus merebak di dalam komunitas di Amerika, dinas kesehatan setempat berharap semua pihak dapat telah siap siaga, yakni mengambil keputusan yang juga kini tengah dilakukan oleh negara di kawasan Asia, yakni menghentikan aktivitas sekolah dan perusahaan, agar penyebaran virus dapat segera terkendali.

        Nancy Messonnier mengemukakan jika penularan dalam kawasan atau komunitas berkemungkinan terjadi. Kini yang dapat dilakukan oleh pihak Amerika adalah semampunya mengurangi masuknya virus ke Amerika, agar pihak Amerika memiliki kelonggaran waktu bagi masyarakat setempat untuk melakukan persiapan dini, khususnya dalam hal mengantisipasi merebaknya epidemi COVID-19.

        Nancy Messonnier menjelaskan kini pihak CDC telah menggalang kerjasama dengan berbagai perusahaan, rumah sakit, apotek, farmasi dan distributor, untuk memastikan ketersediaan suplai kebutuhan medis bagi para pekerja medis yang ada di garis pertama dalam hal melawan virus korona.

        Hingga berita ini diturunkan, sebelumnya jumlah pasien terdiagnosis di Amerika sebanyak 13 orang, kini ditambah dengan turis di kapal pesiar Diamond Princess, ada 21 orang yang positif terinfeksi, sehingga jumlah total pasien terdiagnosis ada 34 orang.

Indeks Berita:RTI
Editor:譚雲福
Source