Karantina Covid-19 di kapal pesiar Diamond Princess dicabut Rabu

65
Perwakilan Taiwan until Jepang Frank Hsieh (謝長廷) (tengah) secara pribadi menjemput warga Taiwan yang turun dari kapal Diamond Princess setelah karantina laut dicabut Rabu, 19 Februari.

(Taiwan, ROC) – Karantina virus korona atau Covid-19 yang diberlakukan untuk penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang, dicabut Rabu, 19 Februari. 

Lima dari 20 warga Taiwan yang masih berada di atas kapal, termasuk 18 penumpang dan dua awak kapal, telah turun kapal sekitar pukul 13:00 siang, dijemput oleh petugas kantor perwakilan Taiwan untuk Jepang, dipimpin secara pribadi oleh ketua kantor perwakilan Frank Hsieh (謝長廷).

Menurut Hsieh, sejumlah negara telah menyusun pesawat carter untuk mengevakuasi warganya, tapi dikarenakan kondisi setiap negara yang berlainan, waktu penerbangan pun tidak sama. Bagi Taiwan, lanjutnya, penerbangan carter dari Bandara Haneda Tokyo telah direncanakan tanggal 21, di mana konfirmasi waktunya akan diketahui setelah dinegosiasikan dengan pihak Jepang.

Satu-satunya syarat bagi penumpang untuk bisa menaiki pesawat carter tersebut adalah mereka harus dinyatakan negatif dalam pemeriksaan infeksi Covid-19. “Untuk mengurangi risiko, kami dengan ketat membatasi hanya warga yang negatif terinfeksi bisa menumpangi pesawat carter,” tutur Hsieh.

Sementara itu, perihal lima warga Taiwan penumpang Diamond Princess lain yang terdiagnosis Covid-19, jelas Hsieh, mereka kini dirawat di Jepang dan kantor representatif akan secara rutin menyampaikan penjelasan lebih lanjut tentang kondisi kesehatan mereka.

Indeks Berita:RTI
Editor:陳志勇
Source