Dua warga Taiwan dikarantina di rumah sakit Rusia karena menderita demam

66
Ilustrasi: Dua warga Taiwan dikarantina di rumah sakit Rusia karena menderita demam (Foto: Agence France-Presse)

(Taiwan, ROC) – Dua warga Taiwan telah dikarantina di rumah sakit di Rusia setelah diketahui menderita demam ketika diperiksa oleh pihak berwenang di jalanan Moskow, demikian dilaporkan Kementerian Luar Negeri (MOFA) Selasa, 25 Februari malam.

Oleh karena Rusia baru saja memberlakukan regulasi baru yang berkenaan dengan pencegahan epidemi virus korona atau Covid-19, petugas kantor perwakilan untuk sementara tidak mampu menjenguk kedua warga tersebut.

Juru bicara MOFA Joanne Ou (歐江安) mengatakan, “Disebabkan regulasi pihak Rusia tentang pencegahan epidemi, petugas kantor perwakilan tidak mampu menjenguk pasien yang dikarantina di rumah sakit, tapi kami telah menghubungi keduanya melalui telepon, selalu memrihatinkan perkembangan kesehatan mereka dan siap untuk memberi bantuan yang dibutuhkan.”

Menurut Ou, ada dua warga Taiwan lain yang juga dihentikan di MRT Moskow oleh pejabat kesehatan dan dikirim ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan, tapi keduanya telah dibebaskan dan diminta untuk menjalani isolasi diri di hotel sepanjang 14 hari.

Keempat warga Taiwan tersebut mungkin dihentikan karena dicurigai berasal dari Tiongkok, pusat penyebaran Covid-19, jelas Ou, seraya menambahkan bahwa Moskow Kamis lalu telah memerintahkan larangan sementara bagi warga negara Tiongkok untuk memasuki Rusia.

Untuk diketahui juga, sejak merebaknya penyakit itu, Rusia telah melaporkan dua kasus Covid-19 yang dikonfirmasi. Keduanya adalah warga negara Tiongkok yang dirawat di rumah sakit di Siberia dan saat ini sudah sembuh.

Indeks Berita:RTI
Editor:陳志勇
Source