Sentimen bisnis pabrikan Taiwan melemah pada Januari

46
Ilustrasi: Sentimen bisnis pabrikan Taiwan melemah pada Januari

(Taiwan, ROC) – Di tengah meningkatnya kekhawatiran atas penyebaran virus corona atau COVID-19, sentimen bisnis di antara pabrikan di Taiwan melemah pada Januari, demikian berdasarkan data yang dirilis oleh Institut Riset Ekonomi Taiwan (TIER).

Menurut TIER, berkurangnya jumlah hari kerja di bulan Januari karena liburan Tahun Baru Imlek sepanjang tujuh hari juga menimbulkan kekhawatiran atas produksi dan pengapalan.

Data yang dihimpun oleh lembaga tank pikir ekonomi terkemuka di Taiwan itu menunjukkan bahwa indeks komposit untuk sektor manufaktur, yang mengukur sentimen bisnis di antara pabrikan, turun 2,23 poin dari sebulan sebelumnya menjadi 94,16 poin pada Januari.

Sementara itu, sub-indeks untuk sektor properti lokal turun 8,41 persen dari bulan sebelumnya menjadi 95,03 poin, sedangkan indeks komposit untuk sektor jasa turun 3,15 persen menjadi 88,63 poin.

TIER mengatakan bahwa meskipun Amerika Serikat dan Tiongkok telah menandatangani kesepakatan pada pertengahan Januari untuk menangani sengketa perdagangan mereka, ketidakpastian atas ekonomi global tetap ada karena merebaknya epidemi virus korona atau Covid-19.

Di sektor manufaktur, kata TIER, banyak perusahaan bersikap konservatif terhadap prospek bisnis mereka untuk enam bulan ke depan karena epidemi tersebut.

Menurut survei TIER yang dilakukan pada Januari, sekitar 26 persen pabrikan memperkirakan bahwa iklim bisnis akan membaik dalam enam bulan mendatang, dibandingkan dengan 32,7 persen dalam jajak pendapat serupa pada Desember, sementara 26,4 persen mengatakan akan melemah, naik dari 19,4 persen sebulan sebelumnya.

Presiden TIER Chang Chien-yi (張建 一) mengantisipasi bahwa dampak pada sentimen bisnis yang diakibatkan oleh Covid-19 akan lebih jelas pada bulan Februari.

Indeks Berita:RTI
Editor:陳志勇
Source